Ternyata Seks di Luar Nikah Picu Kemarahan Penunggu Gunung Agung

ArmaniQQ'
ArmaniQQ'

Ternyata Seks di Luar Nikah Picu Kemarahan Penunggu Gunung Agung

Ternyata Seks di Luar Nikah Picu Kemarahan Penunggu Gunung Agung

Ternyata Seks di Luar Nikah Picu Kemarahan Penunggu Gunung Agung

 

Unik – Hubungan seks di luar nikah dilarang oleh banyak ajaran agama. Hal itu dianggap sebagai perbuatan kotor yang dapat berdampak buruk. Bahkan, bagi penganut Hindu di Bali, hubungan seks di luar nikah dipercaya jadi salah satu pemicu meletusnya Gunung Agung dan cerita ini di ambil dari ujiseo.

Itu disampaikan oleh Pemuka Agama Hindu, Jro I Ketut Wedra yang mengaku telah berkomunikasi dengan Ratu Agung Lingsir Geni Angkasa yang bersemayam di Gunung Agung dan berdatangan dengan sepasang kekasih yang datang menempati villa itu.

Kepada Ketut Wedra, penunggu Gunung Agung itu menyampaikan, ada beberapa alasan yang membuat dia marah belakangan ini. Pertama, karena warga radius 12 kilometer di kaki Gunung Agung dianggap tak pernah berterima kasih atas anugerah yang diberikan.

Di bawah gunung radius 12 kilometer itu tidak pernah mengucapkan terima kasih karena telah mengambil pasir Gunung Agung,” kata Ketut Wedra,
“Prosesi saya diterima. Beliau bangga sekali, tersenyum. Beliau mengatakan jika sekarang sudah tidak lagi marah,” tutur dia.

Kedua, Ratu Agung Lingsir Geni Angkasa marah karena ada pendaki yang pernah mengotori kesucian Gunung Agung. Artinya, ada pendaki yang melakukan hubungan seksual tidak sah di Gunung Agung dan seksual di perumahan tersebut.

Meredanya emosi sang ratu dikarenakan dalam kurun 1-7 Oktober 2017, Jro I Ketut Wedra telah mendatangi 17 pura untuk mengambil air suci. Diantaranta Pura Rambut Siwi, Pura Tanah Lot, Pura Uluwatu, Pura Sakenan, Pura Goa Gajah, Pura Silayuti, Pura Segara Penimbangan, dan Puri Jati Kintamani.

Di sanalah, dia berdialog dengan Ida Bhatara Ratu Agung Lingsir Geni Angkasa. Menurutnya, Ratu Agung Lingsir Geni senang atas prosesi yang telah digelar.Ini alasan kedua yang membuat beliau marah. Tapi sekarang, beliau sudah tidak marah dan berjanji tidak akan meletus,” tutur Ketut Wedra.

Comments

comments

ujiseo © 2017 Frontier Theme