Tak Kuat Diomeli Istri Tiap Hari,Pria ini Kabur Ke Hutan

ArmaniQQ'
ArmaniQQ'

Tak Kuat Diomeli Istri Tiap Hari,Pria ini Kabur Ke Hutan

Tak Kuat Diomeli Istri Tiap Hari,Pria ini Kabur Ke Hutan

Seorang pria asal Birmingham, Inggris, melakukan hal paling tak masuk akal hanya gara-gara tidak sanggup mendengar omelan istrinya setiap hari. Pria bernama Malcolm Applegate itu memilih kabur ke hutan untuk menghindari istri yang menurutnya gila.

Selama lima tahun, pria 62 tahun itu tinggal di hutan rimba dekat daerah Kingston, barat daya London. Dia tidak sendiri di hutan tersebut, melainkan bersama dengan dua orang lainnya yang juga tak memiliki tempat tinggal.

Setiap malam, Malcolm mendirikan tenda sebagai tempat berteduh sementara siang harinya dia bekerja di taman pusat kota. Penghasilan sebagai tukang kebun dia gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami bertiga berkemah di sana. Mereka mendirikan tenda di sekitar milik saya. Saat saya bekerja ke pusat kota, kami biasanya pergi bersama untuk mencuci dan mandi. Tidak ada seorangpun yang tahu kami ada di sana. Hutan itu tidak dikenal dan tidak ada yang berani masuk ke sana,” akunya,

Malcolm bercerita dia sudah bekerja sebagai tukang kebun seumur hidupnya dan hal itu tidak pernah jadi masalah buatnya. Namun hal itu berubah total setelah dia menikah dengan wanita pilihannya tiga belas tahun lalu.

Kehidupan rumah tangga Malcolm awalnya manis seperti yang lain. Namun belakangan sang istri mulai mengontrol hidupnya dan menyuruh Malcolm memangkas jam kerja karena minta ditemani. Puncaknya adalah ketika keduanya terlibat pertengkaran dan Malcolm sudah tidak tahan lagi mendengar omelan istrinya.

Malcolm merasa sudah tidak ada lagi kecocokan antara dia dan sang istri. Kendati demikian, dia tidak mengajukan surat perceraian kepada istrinya melainkan memilih mengepak barang-barang dan meninggalkannya begitu saja.

“Saya menikah selama tiga tahun tetapi lama-lama saya tidak tahan. Awalnya semua baik-baik saja, tetapi lama kelamaan dia mulai mengeluh karena menurut dia saya bekerja terlalu lama. Saya memutuskan pergi karena muak dengannya dan pertengkaran kami,” paparnya.

Malcolm berencana berkendara dengan sepedanya ke London. Namun begitu tiba di Oxford, dia lupa mengunci sepedanya saat parkir dan akhirnya benda itu dicuri orang. Dia pun terpaksa harus melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki hingga tiga minggu lamanya. Pemberhentian terakhirnya adalah hutan tersebut.

Setelah lima tahun berkemah di hutan, dia akhirnya memutuskan pindah ke tempat penampungan tunawisma Emaus Greenwich di London Selatan.

Dalam kurun waktu itu, Malcolm tidak pernah menghubungi istri dan juga keluarga besarnya hanya untuk mengabarkan bahwa dia masih hidup. Namun, dia mengaku baru-baru ini menghubungi adik perempuannya yang telah mencari dia selama bertahun-tahun dan mengira dirinya sudah meninggal.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ujiseo © 2017 Frontier Theme