Kiper Bhayangkara FC Cedera Leher, FC Tokyo Minta Maaf

ArmaniQQ'
ArmaniQQ'

Kiper Bhayangkara FC Cedera Leher, FC Tokyo Minta Maaf

 

Kiper Bhayangkara FC Cedera Leher, FC Tokyo Minta Maaf

Kiper Bhayangkara FC Cedera Leher, FC Tokyo Minta Maaf

Awan Setho mengalami cedera leher. KiperBhayangkara FC itu mendapatkan cedera tersebut setelah berbenturan dengan pemain FC Tokyo pada laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (28/1/2018).

Awan Setho mengalami cedera leher setelah terbentur kaki penyerang FC Tokyo, Diego Oliviera, pada babak kedua. Kiper berusia 20 tahun itu berusaha mengamankan bola yang dikejar Diego Oliviera di area kotak penalti.

Namun, kepala Awan Setho terlihat membentur lutut Diego.  Pertandingan pun sempat terhenti selama 10 menit dan mantan kiper tim nasional U-19 itu diangkut ambulans untuk dibawa ke rumah sakit.

Manajer Bhayangkara FC, Sumardji menjelaskan bahwa kiper Awan Setho sedang dalam penanganan di Rumah Sakit RSAL Dr. Mintohardjo.

“Awan Setho dirawat di Rumah Sakit Mintoharjo, tetapi dia dalam kondisi sadarkan diri,” kata Sumardji, seperti dilansir dari BolaSport.com.
“Saya meminta dilakukan rontgen, karena dia bilang ada rasa sakit di rahangnya,” ucapnya menambahkan.
Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, berharap Awan Setho baik-baik saja.

“Awan terkena cedera pada lehernya. Saya yakin Awan bakal baik-baik saja,” ucap Simon Mcmenemy pada sesi jumpa pers pasca-laga.

“Awan bukan kiper yang terlalu mencolok, namun dia berani berduel dan selalu melakukan tugasnya dengan baik,” kata juru taktik asal Skotlandia itu.

Kubu FC Tokyo melalui pelatih Kenta Hasegawa juga sudah meminta maaf atas insiden tersebut.

“Komentar dari kami jelas prihatin, pemain sudah minta maaf sama pemain yang bersangkutan,” kata Kenta Hasegawa, seusai laga.

“Kalau misalnya ada tuntutan permintaan minta maaf dari Bhayangkara, saya akan meminta dia (Diego Oliviera) meminta maaf,” ucapnya menambahkan.

Bhayangkara FC pada laga tersebut kalah 2-4 dari FC Tokyo. Saat Awan Setho keluar, pasukan Simon McMenemy memercayakan Fauzal Mubaraq sebagai tembok terakhir.

Cedera serius itu menimpa Awan Setho usai berbenturan dengan penyerang FC Tokyo, Diego Oliviera, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (27/1/2018).

Awan Setho mengalami benturan yang sangat keras setelah berusaha menangkap bola.

Namun, kepala Awan Setho tampak berbenturan keras dengan lutut Diego.

Awan Setho kemudian mendapatkan perawatan dari tim medis.

Pertandingan sempat berhenti kurang lebih sekitar 7 menit karena Awan Setho masih terkapar di kotak penalti.

Tim medis dengan sigap dan hati-hati segera melakukan penangan khusus untuk Awan Setho.

Tanpa membawanya ke pinggir lapangan, mobil ambulans langsung masuk ke dalam lapangan dan melarikan Awan Sethountuk penanganan lebih lanjut.

Kiper berusia 20 tahun itu kemudian digantikan oleh Fauzal Mubaraq.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ujiseo © 2017 Frontier Theme